Analisis Strategi Guru dalam Mengembangkan Pemahaman Konsep IPA pada Materi Siklus Air di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.57185/mutiara.v4i8.543Keywords:
Strategi Guru, Pemahaman Konsep, Siklus Air, Pembelajaran IPAS, Sekolah DasarAbstract
Pemahaman konsep siklus air merupakan aspek fundamental dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Namun, siswa kerap menghafal istilah evaporasi, kondensasi, presipitasi, dan infiltrasi tanpa memahami hubungan sebab-akibat antarproses. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru, mendeskripsikan tingkat pemahaman konsep siswa, serta mengidentifikasi kendala dalam mengembangkan pemahaman konsep IPA pada materi siklus air di kelas V SD Negeri Sinar Mekar, Kabupaten Sukabumi. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian ditentukan melalui purposive sampling, melibatkan guru kelas V sebagai informan utama dan siswa sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran masih didominasi metode ceramah dan penggunaan buku teks akibat keterbatasan media visual, khususnya LCD proyektor yang digunakan secara bergantian. Guru telah menerapkan strategi adaptif melalui pendekatan personal dan pertanyaan pemantik kontekstual, namun siswa masih kesulitan menjelaskan hubungan antarproses siklus air secara runtut dan logis. Kondisi ini diperparah oleh tahap perkembangan kognitif siswa yang berada pada fase operasional konkret, sehingga memerlukan bantuan objek nyata untuk membangun pemahaman. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan media Diorama 3 Dimensi Siklus Air untuk menjembatani pemahaman konsep yang abstrak menjadi lebih konkret, interaktif, dan bermakna. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran inovatif dan bagi sekolah dalam menyediakan sarana pendukung pembelajaran IPA yang efektif.
References
Antasari, R. (2017). Tingkatan proses kognitif pemahaman berdasarkan taksonomi Bloom (Anderson & Krathwohl).
Arikunto, S. (2005). Instrumen pengumpulan data dalam penelitian.
Arsyad, A. (2019). Pemanfaatan media pembelajaran berdasarkan kerucut pengalaman Dale.
Creswell, J. W. (2015). Penelitian dan desain studi kasus dalam pendekatan kualitatif.
DePorter, B., & Hernacki, M. (2015). Gaya belajar Visual, Auditory, Kinesthetic (VAK).
Djamarah, S. B. (2015). Kejelasan penyampaian materi melalui contoh nyata dan pendekatan langsung.
Djamarah, S. B., & Zain, A. (2020). Strategi pembelajaran sebagai pola umum kegiatan guru dan siswa.
Evitasari, A. D., & Pancasari, T. D. (2024). Keterkaitan konsep alam dan sosial dalam pembelajaran IPAS Kurikulum Merdeka.
Fadhillah, N., et al. (2025). Pemahaman konsep sebagai tujuan pembelajaran IPA di sekolah dasar.
Ibad, S., et al. (2023). Peran strategi guru dalam pembelajaran IPA berbasis keaktifan siswa.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022). Panduan pembelajaran IPAS dan capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka.
Kurniawan, D., et al. (2020). Pendekatan kontekstual dalam menghubungkan konsep IPA dengan pengalaman siswa.
Majid, A. (2021). Strategi pembelajaran sebagai perencanaan rangkaian kegiatan pendidikan.
Mayer, R. E. (2014). Teori Dual Coding dalam pembelajaran multimedia (berdasarkan gagasan Allan Paivio).
Mustofiyah, et al. (2024). Pemanfaatan media pembelajaran interaktif Petualangan Air dalam meningkatkan pemahaman konsep siklus air pada siswa sekolah dasar.
Nazir, M. (2005). Teknik pengumpulan data penelitian: wawancara, angket, dan observasi.
Nisa, R., et al. (2023). Upaya meningkatkan hasil belajar IPA materi siklus air menggunakan media gambar pada siswa kelas V sekolah dasar.
Nurfazira, et al. (2025). Pengaruh model Problem-Based Learning berbantuan diorama 3D terhadap pemahaman konsep siklus air pada siswa sekolah dasar.
OECD. (2023). Programme for International Student Assessment (PISA) 2022: hasil capaian literasi sains Indonesia.
Rahmawati, & Nugroho. (2022). Media pembelajaran interaktif dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
Regita, & Barokah. (2025). Pengembangan media pembelajaran DIOSIR (Diorama Siklus Air) untuk meningkatkan pemahaman konsep pada siswa kelas V SDN Duren Jaya XIV.
Rusman. (2017). Pembelajaran aktif dan pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa.
Sadiman, A. S., et al. (2014). Media pendidikan: pengertian, pengembangan, dan pemanfaatannya.
Sagala, S. (2017). Dimensi pemahaman konsep menurut John H. Flavell.
Sanaky, H. (2013). Media pembelajaran interaktif dalam proses belajar mengajar.
Sanjaya, W. (2020). Strategi pembelajaran sebagai pola umum aktivitas guru dan siswa.
Sari, D., et al. (2021). Penggunaan media visual dalam pemahaman konsep siklus air pada siswa sekolah dasar.
Senawati. (2025). HIDRAN (Hidrologi Edukatif Animasi Interaktif): pengembangan media pembelajaran IPA siklus air berbasis model R&D Borg & Gall di kelas 5 SD Negeri 3 Putat.
Shoffa, S. (2023). Klasifikasi multimedia audio-visual interaktif dalam pembelajaran mendalam.
Situmorang, et al. (2025). Bantuan visual dalam mempermudah pemahaman proses siklus air.
Slavin, R. E. (2018). Teori perkembangan kognitif Piaget dan tahap operasional konkret.
Sudjana, N. (2017). Dasar-dasar proses belajar mengajar.
Sudjana, N. (2019). Mengajar sebagai upaya menciptakan kondisi belajar siswa.
Sudjana, N., & Rivai, A. (2019). Visualisasi konsep abstrak untuk mengoptimalkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran sains.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kualitatif dan teknik purposive sampling.
Suparno, P. (2013). Teori perkembangan kognitif Jean Piaget.
Susanto, A. (2013). Aspek dan kriteria pemahaman dalam pembelajaran.
Susanto, A. (2016). Faktor-faktor yang memengaruhi pemahaman konsep siswa sekolah dasar.
Syah, M. (2013). Faktor lingkungan sosial dan non-sosial dalam keberhasilan belajar siswa.
Trianto. (2014). Model pembelajaran terpadu di sekolah dasar.
Uno, H. B. (2023). Strategi pembelajaran sebagai cara mengelola pembelajaran secara efektif dan efisien.
Yin, R. K. (2018). Studi kasus sebagai strategi penelitian untuk memahami fenomena dalam konteks nyata.



