Penerapan Peran Port Captain dalam Meningkatkan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Kapal di KMP Nusa Jaya Abadi
DOI:
https://doi.org/10.57185/mutiara.v4i8.533Keywords:
Port Captain, Keselamatan Pelayaran, Kelancaran Operasional, KMP Nusa Jaya Abadi, Manajemen DaratAbstract
Transportasi laut berperan vital menghubungkan antar pulau di Indonesia, termasuk lintasan penyeberangan Padang Bai–Nusa Penida yang melayani mobilitas masyarakat dan logistik. KMP Nusa Jaya Abadi, kapal penyeberangan jenis Ro-Ro pada lintasan tersebut, menghadapi tantangan operasional yang memerlukan pengawasan dan koordinasi efektif manajemen darat. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan peran Port Captain dalam meningkatkan keselamatan dan kelancaran operasional kapal tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan informan (Nakhoda, Port Engineer, Staf Operasional Darat, Mualim I, Masinis I) dipilih secara purposive sampling, serta dokumentasi berupa checklist anjungan dan mesin, laporan perawatan, jurnal dek, daftar bongkar muat, dan daftar penumpang. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña (kondensasi, penyajian, dan verifikasi data), dengan triangulasi sumber, teknik, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan Port Captain berperan sebagai supervisor, koordinator, dan penghubung kapal-manajemen darat, melalui pemeriksaan kesiapan pra-keberangkatan, pemantauan keselamatan dan dokumen, koordinasi teknis mesin-dek, pengaturan bongkar muat, dan tindak lanjut kendala pelayaran. Kendala meliputi gangguan teknis (kerusakan mesin, keausan komponen, masalah kelistrikan, keterbatasan waktu perawatan, ketersediaan suku cadang) dan nonteknis (cuaca buruk, antrean sandar, perubahan jadwal pelabuhan, kepadatan penumpang/kendaraan). Penelitian menyimpulkan optimalisasi peran Port Captain memerlukan penguatan inspeksi pra-keberangkatan, preventive maintenance berbasis prioritas risiko, digitalisasi pelaporan dan monitoring, koordinasi lintas bagian, percepatan pengadaan suku cadang kritis, dan pelatihan berkala awak kapal serta personel darat, guna menekan risiko keselamatan, mengurangi downtime, dan meningkatkan kualitas pelayanan. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan informan regulator pelayaran dan membandingkan efektivitas Port Captain pada lebih dari satu kapal penyeberangan.
References
Hidayatulloh, I., & Arman, Z. (2022). Analisis hukum terhadap peran Syahbandar dalam pengawasan evakuasi kapal kandas di perairan laut. Jurnal Cakrawala Hukum, 13(1), 20–28. https://doi.org/10.26905/idjch.v13i1.7440
International Maritime Organization. (2023). 2023 GUIDELINES ON IMPLEMENTATION OF THE INTERNATIONAL SAFETY MANAGEMENT (ISM) CODE BY ADMINISTRATIONS. In Resolution A.1188 (33).
Malindo, I., Wiyono, T., Vokasi, F., Universitas, P., & Tuah, H. (2025). JOURNAL MARINE INSIDE. 7(December).
Mattew B. Miles, A. Michael Huberman, J. S. (2014). Qualitative Data Analysis (Four Editi). SAGE Publications Asia - Pasific Pte. Ltd.
Saputra, T. D., Prawirosastro, C., & Marsudi, S. (n.d.). Studi Metode Bongkar Muat Kapal untuk Meningkatkan Produktivitas di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ( Study of Ship Loading and Unloading Methods to Improve Productivity at Tanjung Perak Port Surabaya ) Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim , Teknologi Rekayasa Permesinan Kapal , Fakultas Vokasi Pelayaran , Universitas Hang Tuah. 158–165. https://doi.org/10.30649/japk.v14i2.114
Supangat, Pelayaran, F. V., Hang, U., & Surabaya, T. (2024). MANAJEMEN RISIKO DALAM INDUSTRI PELAYARAN UNTUK. 8(2), 163–169.
Suryo Guritno, I. W. (2024). Peranan DPA (Designted Person Ashore) Sebagai Upaya Penerapan ISM Code (International Safety Management Code) Dalam Mengimplementasikan Safety Management System Di Perusahaan Pelayaran dan Kapal. Jurnal Saintek Matitim, 24(2).
Tri Agus Supono, Freddy J. Rumambi, Auderey G. Dotulong Tangkudung, R. (2025). Peran Manajemen Keselamatan Kapal , Keterampilan Crew dan Kemampuan Berkomunikasi dalam Meningkatkan Keselamatan Pelayaran pada Kapal Persada Utama 9. 8(1), 228–235.
Wahyuni, A. A. I. S., Fatimah, S., & Maulana, A. (2023). Analisis Kesiapan Kapal Ro-Ro Passanger dalam Menghadapi Cuaca Buruk di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. 25(2), 60–69.
Ningrat, A., Tahir, A., Rusnaedi, Reskyani, & Muslihati. (2024). Optimizing container crane performance: Enhancing loading and unloading productivity at PT. Kaltim Kariangau Terminal. Indonesian Journal of Maritime Technology, 2(2). https://doi.org/10.35718/ismatech.v2i2.1264
Park, C., Kontovas, C., Yang, Z., & Chang, C.-H. (2023). A BN driven FMEA approach to assess maritime cybersecurity risks. Ocean & Coastal Management, 235, 106480. https://doi.org/10.1016/j.ocecoaman.2023.106480
Recylia, R., Saifudin, T., & Chamidah, N. (2025). Forecasting the number of search and rescue operations for ship accidents in Indonesia using Fourier Series Analysis (FSA). BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan, 19(2), 1023–1036. https://doi.org/10.30598/barekengvol19iss2pp1023-1036
Simanjuntak, C. A., Putra, R. D., Yahya, G. Y., Akbar, D., & Riyadi, S. F. (2021). An analysis of maritime security concept based on International Safety Management (ISM) Code at the II Class Harbormaster and Port Authority (KSOP) Tanjungpinang. E3S Web of Conferences, 324, 06001. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202132406001
Suganda, A., Rafianti, F., & Aspan, H. (2026). Criminal liability for Syahbandar's negligence in granting a ship permit that resulted in an accident. Judge: Jurnal Hukum, 6(11), 2534–2545. https://doi.org/10.54209/judge.v6i11.2546
Uflaz, E., Sezer, S. I., Akyuz, E., & Arslan, O. (2022). A quantitative effectiveness analysis to improve the safety management system (SMS) implementation on-board ship. Safety Science, 156, 105913. https://doi.org/10.1016/j.ssci.2022.105913
Wahid, A., Jinca, M. Y., Rachman, T., & Malisan, J. (2023). Determination of indicators of implementation of sea transportation safety management system for traditional shipping based on Delphi approach. Sustainability, 15(13), 10080. https://doi.org/10.3390/su151310080
Wahid, A., Jinca, M. Y., Rachman, T., & Malisan, J. (2024). Influencing factors of safety management system implementation on traditional shipping. Sustainability, 16(3), 1152. https://doi.org/10.3390/su16031152
Yorulmaz, M., & Karabulut, K. (2022). Analyzing the factors determining the effectiveness of the international safety management code applied on ships through the fuzzy DEMATEL method. Safety Science, 155, 105872. https://doi.org/10.1016/j.ssci.2022.105872



