Triduum Sebagai Model Spiritualitas Jemaat HKBP Gloria Ressort Martoba: Studi Deskriptif Berdasarkan Pengalaman Iman Jemaat
DOI:
https://doi.org/10.57185/mutiara.v4i5.500Keywords:
Triduum, liturgi, spiritualitas, HKBP, pengalaman imanAbstract
Triduum merupakan dari perayaan iman Kristen yang memperingati penderitaan, kematian, dan kebangkitan Yesus Kristus. Dalam tradisi gereja, Triduum tidak hanya dipahami sebagai rangkaian ibadah, tetapi sebagai pengalaman iman yang memiliki potensi membentuk spiritualitas jemaat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemaknaan Triduum sebagai model spiritualitas jemaat HKBP Gloria Ressort Martoba. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan dukungan data kualitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang melibatkan 73 responden, yang terdiri dari mahasiswa teologi dan jemaat yang pertama kali mengikuti Triduum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat partisipasi, pemahaman, dan pengalaman iman yang tinggi selama mengikuti Triduum. Selain itu, Triduum terbukti tidak hanya memberikan pengalaman spiritual yang mendalam, tetapi juga berkontribusi dalam pembentukan spiritualitas jemaat. Penelitian ini menegaskan bahwa Triduum memiliki potensi besar sebagai model spiritualitas jemaat, meskipun masih terdapat tantangan dalam aspek penerapan nilai dalam kehidupan sehari-hari dan kesiapan teknis pelaksanaan ibadah. Oleh karena itu, gereja perlu mengembangkan pendekatan pastoral yang berkelanjutan untuk memperdalam pemahaman dan penghayatan jemaat terhadap Triduum.
References
Augustan, H. (2022). Liturgi yang “menubuh”: Sebuah tawaran konstruktif bagi liturgi evangelikal. Sekolah Tinggi Teologi SAAT Malang.
Gandi Wibowo, M. T., Akin, G. G., & Th, M. (2024). Pengantar metode kualitatif dalam ilmu teologi dan pendidikan Kristen. Mega Press Nusantara.
Gunawan, H. A. (2018). Liturgi sebagai ruang transformasi: Sebuah tawaran misional untuk pembaruan liturgi. Indonesian Journal of Theology, 6(1), 44–68.
Kristeno, M. R., & Goa, L. (2025). Spiritualitas perjumpaan dalam Ekaristi: Refleksi teologis tentang makna kehadiran Kristus dalam liturgi. Danum Pambelum: Jurnal Teologi dan Musik Gereja, 5(2), 230–240.
Laisina, V. V. (2025). Transformasi Allah Tritunggal: Kajian teologis tentang inkarnasi dan kematian Kristus. Jurnal Impresi Indonesia, 4(11), 5230–5242.
Lumunder, E. M., Tombokan, T. F., & Wanget, S. W. L. (2023). Liturgi sebagai model berpastoral. POIMEN Jurnal Pastoral Konseling, 4(2), 74–88.
Manurung, B. K. (2024). Upaya kontekstualisasi musik Gondang dalam liturgi Huria Kristen Batak Protestan. Universitas Kristen Duta Wacana.
Martasudjita, E. (2021). Teologi inkulturasi: Perayaan Injil Yesus Kristus di bumi Indonesia. PT Kanisius.
Moniaga, R., Rengkung, Y. C., Kawatu, G. P., Ponggohong, J. M., & Talumepa, V. A. (2025). Liturgi sebagai jantung iman: Menghidupi misteri Allah di era kontemporer. Makarios: Jurnal Teologi Kontekstual, 4(2), 118–131.
Nainggolan, H. L., & Hasugian, E. (2019). Peranan pelayanan majelis gereja terhadap peningkatan pelayanan tri tugas panggilan gereja di HKBP Agave Marindal-Medan.
Ohoitimur, J. (2020). Mysterium crucis–mysterium paschale: Permenungan atas tri hari suci. PT Kanisius.
Pondaag, S. V., & Pinedendi, C. C. J. A. (2023). Kesatuan liturgis dan teologis perayaan Trihari Suci. Media: Jurnal Filsafat dan Teologi, 4(2), 139–158.
Rachman, R. (2015). Pembimbing ke dalam sejarah liturgi. BPK Gunung Mulia.
Senn, F. C. (2012). Introduction to Christian liturgy. Fortress Press.
Silaban, B. B. H., Lubis, B., Nahulae, I. R., Leonardo, E., & Silaban, R. (2024). Belajar liturgi modern dan teologi populer demi eksplorasi nilai-nilai luhur ilahi. Journal of Education Research, 5(1), 842–849.
Sumiyati, S. (2025). Liturgi profetis kesederhanaan: Studi etika ibadah dan penolakan konsumerisme. Ritornera: Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia, 5(3), 287–296.
Talangitang, M. D. P. Y., Tombeng, I. M., & Karauwan, W. (2025). Analisis antara konsep ibadah menurut JL Abineno dan realitas ibadah pemuda gereja masa kini. Jurnal Teologi: MUNTEP, 1(1), 27–46.
Tambunan, S. B. C. (2025). Estetika dalam liturgi: Pengaruh musik kontemporer dan nyanyian rohani kontemporer dalam ibadah terhadap spiritualitas Naposobulung HKBP. Danum Pambelum: Jurnal Teologi dan Musik Gereja, 5(2), 173–183.
Tiba, M. R. (2025). Peran formasi liturgi bagi para calon imam dalam terang dokumen Desiderio Desideravi: Studi kasus di Biara Karmel Beato Dionisius Wairklau. IFTK Ledalero.
Tumanan, Y. L. (2015). Ibadah kontemporer: Sebuah analisis reflektif terhadap lahirnya budaya populer dalam gereja masa kini. Jurnal Jaffray, 13(1), 35–54.
Wengkau, I. S., Stefanus, T. A., & Dewi, E. Y. (2024). Pengaruh teologi ibadah kontekstual dan pemuridan terhadap pertumbuhan jemaat. Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik, 8(1), 1–11.



