Biru Langit Jambaran Tiung Biru: Peran PT Pertamina EP Cepu Jambaran – Tiung Biru Dalam Membangun Hutan, Meningkatkan Kehidupan Melalui Agrosilvopastura

Authors

  • Muliawati Muliawati PT Pertamina EP Cepu Jambaran
  • M Aulia Akbar PT Pertamina EP Cepu Jambaran, Indonesia
  • Edi Arto PT Pertamina EP Cepu Jambaran, Indonesia
  • Endra Mugi Rahayu PT Pertamina EP Cepu Jambaran, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57185/mutiara.v3i10.446

Keywords:

Agrosilvopastura, inovasi sosial, ekonomi hijau, jimpitan lingkungan, zakat produktif, SDGs

Abstract

Program Biru Langit Jambaran Tiung Biru melalui Egrosilvopastura merupakan inisitif lingkungan yang dikembangkan oleh PT Pertamina EP Cepu Jambaran – Tiung Biru Field di Kawasan hutan petak 52-A1, Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Kabuoaten Bojonegoro. Program ini dirancang untuk memulihkan ekologis lahan kritis di sekitar lapangan gas Jambaran – Tiung Biru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa hutan. Inovasi utama terletak pada penerapan system agrosilvopastura terpadu yang mengintegrasikan kehutanan, pertanian, dan peternakan dalam satu unit pengelolaan berkelanjutan berbasis kelembagaan sosial ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di Desa Ngasem. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan diskusi kelompok, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen program, serta literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Program Biru Langit terdapat model peternakan breeding kambing komunal yang dikelola oleh Koperasi Ngasem Barokah menjadi inti kegiatan produktif, dengan system bagi hasil, rotasi penjagaan malam, dan kemandirian pakan dari limbah pertanian local. Selain itu, diterapkan inovasi sosial “Jimpitan Lingkungan” sebagai skema dana asuransi pohon yang dikelola oleh kelompok perempuan untuk mendukung konservasi dan kegiatan pertanian berkelanjutan. Program ini juga memperkenalkan kolaborasi pendanaan alternatif melalui kemitraan dengan Lembaga Amil Zakat untuk mendukung zakat produktif dan zakat lingkungan. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan produktivitas lahan, pendapatan petani, serta penguatan kapasitas kelembagaan komunitas menuju ekonomi hijau berkelanjutan. Secara keseluruhan, inovasi agrosilvopastura ini berkontribusi langsung terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terutama pada tujuan 1, 13, dan 15.

References

Adib, M. (2025). Perhutanan sosial: Konsep, praktik, serta dampaknya pada masyarakat dan lingkungan. Airlangga University Press.

Bagaskara, F., & Tridakusumah, A. C. (2021). Dinamika pengelolaan hutan bersama masyarakat (Studi kasus LMDH Tani Mukti Giri Jaya, Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung). Mimbar Agribisnis, 7(1), 805–823.

Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.

Fadiah, L. H. (2025). Analisis transformasi ekowisata hutan lindung Curug Cilengkrang Kabupaten Bandung (peluang pemulihan dan potensi ekologis). Jurnal Pariwisata Prima, 3(1), 13–29.

Hasid, H. Z., Noor, A., & Kurniawan, E. (2022). Ekonomi sumber daya alam dalam lensa pembangunan ekonomi. Cipta Media Nusantara.

Hole, A. D., & Mayarni, M. (2025). Pengelolaan hutan adat Ghimbo Pomuan berbasis masyarakat di Kabupaten Kampar. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(2), 2134–2145.

Kuncahyo, B., & Hut, T. S. (2025). Membangun kawasan eksklusif agroforestry tebu (KEAT). Goresan Pena.

Ma’ruf, A. (2017). Agrosilvopastura sebagai sistem pertanian terencana menuju pertanian berkelanjutan. Bernas: Jurnal Penelitian Pertanian, 13(1).

Mahendra, M. (2024). Dampak kegiatan masyarakat terhadap ekologi Desa Pandang Lau di Kabupaten Pangkep. BUGIS: Journal of Business, Technology, & Social Science, 2(3).

Masya, S., Sangadji, I. M., & Isan, M. (2025). Pengelolaan hutan kemasyarakatan sebagai upaya konservasi dan peningkatan ekonomi di Papua Barat Daya. Agriva Journal (Journal of Agriculture and Sylva), 3(1), 12–17.

Melo, R. H., Moko, F., & Saleh, S. E. (2024). Tantangan pembangunan sumber daya alam di Indonesia: Dampak lingkungan dan ekonomi dalam pencapaian keberlanjutan. Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi, 3(2), 149–154.

Muttaqin, M. Z. (2021). Analisis keterlibatan lembaga swadaya masyarakat dalam program hutan kemasyarakatan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Politicos: Jurnal Politik dan Pemerintahan, 1(1), 1–13.

Puay, Y., Pobas, M., Ora, Y. A. N. R., Manek, L. M., & Benu, Y. (2025). Penerapan sistem agrosilvopastura untuk optimalisasi lahan Kelompok Petani-Peternak “Setetes Madu” di Kabupaten Kupang. Jurnal Dedikasi Masyarakat, 8(2), 43–52.

Putra, D. F., Wardani, N. R., & Suprianto, A. (2024). Model strategi penghidupan berkelanjutan masyarakat dalam pelestarian hutan Desa Oro-Oro Ombo Kota Batu. Jurnal Swarnabhumi: Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi, 9(1), 19–28.

Rahmawati, D., & Haryanto, A. (2021). Penerapan sistem agrosilvopastura untuk meningkatkan ketahanan ekonomi dan kualitas lingkungan di desa hutan. Jurnal Ekonomi dan Lingkungan Lestari, 9(2), 134–148. https://doi.org/10.22146/jell.2021.134148

Sanjaya, P. K. A. (2020). Hutan lestari: Aspek sosial ekonomi yang mempengaruhinya. Unhi Press.

Suparwata, D. O., Agribisnis, P. S., Pertanian, F. I., & Gorontalo, U. M. (2018). Pandangan masyarakat pinggiran hutan terhadap program pengembangan agroforestri. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan, 15(1), 47–62.

Suprayogo, D., Purnomo, H., & Widodo, S. (2022). CSR-based forest management and community empowerment toward sustainable livelihoods. Journal of Environmental Policy and Sustainable Development, 14(1), 55–70. https://doi.org/10.15294/jepsd.v14i1.32160

Suryanto, P. (2024). Agroforestri pangan fungsional. UGM Press.

Zakia, J. A., Hafizh, G. Z. T., Ismahwati, J., Munajat, M., Supriyadi, S., & Agustina, A. (2024). Opportunities and challenges of social forestry programs in the KHDPK area (case study in Pati Regency, Central Java Province). Jurnal Ilmu-Ilmu Kehutanan, 8(2), 77–86.

Zulkarnain, D., Kahirun, K., Mukhtar, M., Abdi, A., & Jabuddin, L. O. (2019). Integrasi pertanian, kehutanan, dan peternakan (agrosilvopastural) di wilayah DAS Laeya Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis, 6(1), 109–118.

Downloads

Published

2025-10-24