Tuberculosis Paru Putus Obat dengan SIDA dan Anemia

Authors

  • Aqillah Munawwarah Khairunnisa Universitas YARSI, Indonesia
  • Dewi Danawati Universitas YARSI, Indonesia
  • Andi Alfian Universitas YARSI, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57185/mutiara.v3i2.333

Keywords:

tuberkulosis, HIV, ARV

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit multisistemik yang menjadi penyebab utama kematian terkait infeksi, terutama di kalangan individu dengan HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus TB paru putus obat pada seorang pasien HIV stadium 3. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumentasi medis di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi. Subjek penelitian adalah seorang laki-laki berusia 29 tahun dengan keluhan lemas, mual, batuk berdahak, dan penurunan berat badan. Hasil pemeriksaan menunjukkan penurunan hemoglobin dan adanya infiltrat di kedua hemitoraks. Pasien didiagnosis dengan TB paru putus obat, HIV stadium III, dan anemia. Tatalaksana yang diberikan meliputi terapi ARV dan pengobatan simtomatik. Kesimpulan dari laporan kasus ini menegaskan pentingnya skrining TB pada pasien HIV serta perlunya pengobatan pencegahan untuk mencegah kekambuhan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pengelolaan yang tepat dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dengan TB dan HIV.

Downloads

Published

2025-02-28