Hubungan Kebiasaan Minum Kopi dan Aktivitas Fisik Rendah dengan Kejadian Hipertensi di Puskesmas Terigas Kabupaten Sambas

Authors

  • Marvin Lionel Universitas Tanjungpura, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57185/mutiara.v2i9.254

Keywords:

hipertensi, kebiasaan minum kopi, aktivitas fisik

Abstract

Konsumsi kopi dan kurangnya aktivitas fisik/ aktivitas fisik rendah adalah salah satu faktor risiko dari hipertensi.  Puskesmas terigas tercatat kasus tertinggi pada tahun 2019 dari tiga puskesmas di kecamatan Sambas yaitu 3797 kasus. Mengetahui perbedaan antara kebiasaan minum kopi dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Terigas Kabupaten Sambas. penelitian ini adalah studi analitik observasional jenis cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta Posyandu Lansia di wilayah kerja Puskesmas Terigas, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas bulan September 2021 berjumlah 70 responden yang dipilh dengan teknik total sampling. Analisis bivariat menggunakan uji kruskal wallis. Hasil yang diperoleh dengan uji analisis uji kruskal wallis didapatkan nilai p sebesar 0,597 (sig > 0,005) untuk uji perbedaan antara kebiasaan minum kopi dengan hipertensi dan didapatkan nilai p sebesar 0,000 (sig < 0,005) untuk uji perbedaan antara aktivitas fisik dengan hipertensi. Tidak terdapat perbedaan antara kebiasaan minum kopi dengan hipertensi dan terdapat perbedaan antara aktivitas fisik dengan hipertensi di Puskesmas Terigas Kabupaten Sambas.

Downloads

Published

2024-09-30