Deskripsi Kesalahan Siswa dalam Menjawab Soal Materi Barisan dan Deret Berdasarkan Teori Kastolan di Kelas VIII SMP Negeri 4 Sungai Raya
DOI:
https://doi.org/10.57185/mutiara.v4i2.474Keywords:
Barisan dan deret, Kesalahan siswa, Pembelajaran matematika, SMPAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika pada materi barisan dan deret berdasarkan teori kesalahan Kastolan yang mengklasifikasikan kesalahan ke dalam kesalahan konseptual, prosedural, dan teknis. Penelitian difokuskan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Sungai Raya, berdasarkan temuan awal bahwa banyak siswa mengalami kesulitan memahami konsep dasar barisan dan deret sehingga sering melakukan kesalahan berulang dalam pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa tes tertulis dan wawancara mendalam. Tes terdiri dari dua soal uraian, kemudian dilanjutkan dengan wawancara terhadap siswa yang menunjukkan frekuensi kesalahan tertinggi. Subjek penelitian berjumlah 29 siswa, dengan 22 siswa (75,86%) belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hasil analisis menunjukkan bahwa kesalahan teknis merupakan jenis kesalahan yang paling dominan, dialami oleh 8 siswa, diikuti kesalahan prosedural oleh 3 siswa dan kesalahan konseptual oleh 2 siswa. Analisis kesalahan difokuskan pada 13 siswa yang menunjukkan pola kesalahan yang jelas, sedangkan 9 siswa lainnya tidak dianalisis lebih lanjut karena jawaban tidak lengkap atau tidak dapat diklasifikasikan. Hasil wawancara menunjukkan bahwa kesalahan dipengaruhi oleh lemahnya pemahaman konsep, penguasaan rumus, ketelitian, kemampuan berhitung, serta kurangnya pengalaman mengerjakan soal bervariasi. Temuan ini menegaskan pentingnya pembelajaran yang menekankan pemahaman konsep, langkah sistematis, dan latihan kontekstual.
References
Abidin, Y., Mulyati, T., & Yunansah, H. (2021). Pembelajaran literasi: Strategi meningkatkan kemampuan literasi matematika, sains, membaca, dan menulis. Bumi Aksara.
Akuba, S. F., Purnamasari, D., & Firdaus, R. (2020). Pengaruh kemampuan penalaran, efikasi diri dan kemampuan memecahkan masalah terhadap penguasaan konsep matematika. JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika), 4(1), 44–60.
Arianti, F. (2017). Pengaruh rehearsal (pembelajaran berulang) dan interferensi (gangguan pembelajaran) terhadap retensi belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 4 Sungguminasa Kab. Gowa [Skripsi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar].
Darmayanti, R., & Widodo, J. (2024). Filsafat dan teori pendidikan: Pembelajaran matematika untuk berpikir kritis dan kreatif. Penerbit Adab.
Devi, M. M. Y. (2019). Analisis kesulitan belajar siswa kelas II pada materi penjumlahan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Tulungagung [Skripsi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim].
Herman, T., Akbar, A., Farokhah, L., Febriandi, R., Zahrah, R. F., Febriani, W. D., Kurino, Y. D., & Abidin, Z. (2024). Kecakapan abad 21: Literasi matematis, berpikir matematis, dan berpikir komputasi. Indonesia Emas Group.
Kartina, K., Zakariah, A., & Novita, N. (2024). Peran pendidikan agama Islam dalam mengembangkan potensi intelektual peserta didik. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 1(7), 2901–2907.
Masitoh, L. F., & Aeni, W. G. (2025). Literasi matematika perguruan tinggi: Fondasi konseptual dan aplikasi interdisipliner. CV Eureka Media Aksara.
Panjaitan, M. (2016). Model pembelajaran kreatif dalam matematika. Universitas Negeri Medan Press.
Putrawangsa, S., & Hasanah, U. (2022). Analisis capaian siswa Indonesia pada PISA 2018 dalam literasi matematika. EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.5678/edupedika.v1i1.103
Safari, Y., & Nurhida, P. (2024). Pentingnya pemahaman konsep dasar matematika dalam pembelajaran matematika. Karimah Tauhid, 3(9), 9817–9824.
Saniriati, D. M. D., Dafik, D., & Murtikusuma, R. P. (2021). Pengembangan media pembelajaran Adobe Animate berbantuan Schoology pada materi barisan dan deret aritmatika. Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika, 4(2), 132–145. https://doi.org/10.26740/jrpipm.v4n2.p132-145
Saputra, H. (2024). Penguatan kemampuan peserta didik dalam menghadapi era society 5.0 melalui pembelajaran matematika. BERSATU: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika, 2(2), 287–302.
Sari, D. M. (2020). Pengaruh konsep diri matematika terhadap hasil belajar siswa SMP. Jurnal Pendidikan Matematika, 8(1), 34–46. https://doi.org/10.31219/osf.io/xyz1
Subaidi, A. (2016). Self-efficacy siswa dalam pembelajaran matematika. Sigma, 1(2), 64–68. https://doi.org/10.46538/sigma.v1i2.142
Vasantan, R. (2023). Education as a foundation for behavioral transformation: Building independence and maturity through learning. International Journal of Education and Human Development, 12(2), 45–56.
Widhiastuti, S. (2024). Pengelolaan perencanaan keuangan: Strategi cerdas dan efektif mengubah keuangan Anda. Mega Press Nusantara.
Yolanda, V., Ratnasari, A. R., Jayanti, M. T., Aulia, R., Nurafifah, S., & Ramdani, A. S. (2025). Keterkaitan antara pemecahan masalah matematika dan keterampilan hidup di era digital. Elementary Pedagogy, 1(2), 23–29.
Yusmin, E. (2017). Kesulitan belajar siswa pada pelajaran matematika (Rangkuman dengan pendekatan meta-ethnography). Jurnal Visi Ilmu Pendidikan, 9(1).
Zendrato, P. S., Mendrofa, N. K., Zega, Y., & Telaumbanua, Y. N. (2025). Analisis kemampuan penalaran matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(1), 86–92.





